Sabtu, 03 April 2021

Digital Marketing

 Kenapa digital marketing dipilih sebagai pembahasan? karena saat ini kebutuhan mengenai digital marketing begitu penting bagi entrepreneur muda. Mengapa dikatakan penting? karena kemajuan teknologi dan komunikasi di era destruktif  ini menjadi hal yang harus dan wajib kita pahami dan kita lakukan sebagai bagian dari strategi pemasaran pada dunia kewirausahaan. Kemudian kita mengingat lagi bahwa era pandemi covid semakin mengakselerasi dan membuktikan betapa pentingnya digital marketing bagi dunia kewirausahaan karena ketika orang sudah tidak bisa mengakses secara konvensional beberapa media promosi atau media pemasaran, maka media digital dijadikan salah satu solusi dalam masa pandemi covid ini sehingga terbuka peluang dan kesempatan bagi para wirausahawan untuk tetap bisa melakukan promosi dan pemasaran melalui pemanfaatan media digital. Jadi saya ingin memperkenalkan beberapa hal mengenai digital marketing yang perlu dipahami oleh para pelaku wirausahawan muda.


“The internet and digital technology is are transforming our world, digital technology has to be our future” – Jean Claude Juncker

Melalui kutipan tersebut kita bisa jelas melihat bagaimana peran internet dan teknologi digital telah mengubah dunia saat ini yang semula media konvensional dianggap sudah yang paling mutakhir, namun demikian seiring perkembangan zaman maka internet dan teknologi digital menguasai dunia mengubah pola perilaku konsumen hingga terjadinya shifting pada perilaku konsumen, hal ini ditangkap sebagai sebuah peluang oleh pemilik bisnis bahwa kita harus bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga digital marketing merupakan bagian dari sebuah jawaban yang kita berikan kepada konsumen agar kita tetap bisa memenangkan persaingan yang terjadi di dunia wirausaha.

 Berdasarkan data Januari tahun 2019 terlihat pada saat itu populasi di Indonesia adalah 268,2 juta kemudian dari 268 jumlah penduduk yang ada di Indonesia maka 150 juta diantaranya sudah melakukan penetrasi terhadap penggunaan internet, jadi mereka sudah menggunakan internet kemudian dari keseluruhan pengguna internet ini sudah mengakses atau aktif menggunakan sosial media, bahkan di data ini juga terlihat bahwa dari 150 juta pengguna media sosial aktif, sehingga mengapa beberapa pemasar saat ini menggunakan media sosial sebagai strategi pemasarannya mengingat bahwa banyak konsumen yang telah aktif menggunakan sosial media melalui smart phone. Data berikutnya Januari 2020 terlihat di sini ada penambahan 1,1% populasi yang tadinya 260 juta tumbuh menjadi 1,1% di sini ada penambahan sekitar 2,9 juta penduduk Indonesia. Kemudian ketika penduduknya bertambah sebesar 1% ternyata pertumbuhan penggunaan mobile phone penggunaan smart phone di sini juga tumbuh sebesar 4,6%. Jadi lebih cepat pertumbuhan penggunaan mobile phone dibandingkan pertumbuhan jumlah populasi begitu pun dengan penggunaan internet pengguna internet di sini terlihat tumbuh sebesar 17% dalam 1 tahun kemudian pertumbuhan pengguna media sosial disini terlihat sekitar 8,1% atau 12 juta orang pertumbuhan yang dalam satu tahun yang menggunakan media sosial. Jika kita lihat pertumbuhan penggunaan gadget kemudian akses terhadap internet dan aktivitas melalui media sosial pertumbuhnya sangat cepat dibandingkan pertumbuhan jumlah populasi itu sendiri, hal ini menunjukkan satu gejala positif yang harusnya dipandang oleh entrepreneur sebagai peluang.

   Berdasarkan data dari average daily time spent consuming and interacting with media (survey based) bahwa rata-rata di Indonesia orang menghabiskan waktu menggunakan gadgetnya untuk mengakses internet itu kurang lebih 8 jam 36 menit atau 8 setengah jam per hari. Maka ini menjadi peluang yang besar bagi entrepreneur untuk menggunakan media digital sebagai media promosi atau pemasarannya, di sini juga ada average daily time spent using social media via any device, orang itu rata-rata buka sosial media bisa sekitar 3 setengah jam per hari makan ini bukan lebih ini data tahun 2019 kita sekarang ada di 2021 mungkin lebih panjang dari itu apalagi yang tadi di awal saya katakan bahwa selain era disruptif atau revolusi industri 4.0.

   Kemudian berdasarkan data tahun 2019 tentang beberapa sosial media platform yang paling banyak digemari oleh pengguna media sosial yang pertama di sini ada YouTube, WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter dan sebagainya, artinya kenapa hal tersebut menjadi suatu wawasan baru atau informasi bagi para pelaku usaha setidaknya para pelaku usaha bisa mempertimbangkan bahwa dia harus memasang sebuah iklan melalui media atau melalui platform media sosial ini. Jadi ini bisa menjadi pertimbangan bagi para pemasar untuk melakukan iklan atau aktivitas sosial media sebagai media pemasarannya.

Kita sedang berbicara tentang bagaimana merancang sebuah strategi rencana strategis yang kita lakukan agar usaha kita menjadi tumbuh dan berkembang agar produk kita lebih dikenal agar kita mampu berdaya saing dengan persaingan yang ada di lingkungan kita. Disini saya akan menggunakan konsep SOSTAC marketing diagram, SOSTAC (S= situation analysis O= Objectives S=Strategy T=Tactics A= Actions C=Control) inilah yang nantinya akan kita rancang dan kita akan sebut sostec sebagai pemasaran digital yang akan kita susun yang akan kita rancang untuk usaha kita.

1.     1. Situation analysis

Jika kita ingin menggunakan digital marketing maka kita perlu tahu dulu  analysis ini menjelaskan tentang "where are we now?" sekarang posisi kita sedang dimana.

2.     2. Objectives

Objectives atau tujuan "where do want to be"? Jadi sebenarnya kita mau tujuannya apa.

3.    Strategy

 Strategi-strategi ini akan membicarakan “How do we get there?” bagaimana caranya kita bisa mencapai tujuan itu

4.     Tactics

Berikutnya dari susun taktik "How exactly do we get there" jadi cara-cara yang lebih generik dan kita lakukan untuk mencapai tujuan kita harus seperti apa.

5.     Actions

Kemudian kita mulai dengan Actions "The detail of tactics", kita melakukan aksi atas taktik yang sudah kita susun sebelumnya sehingga pada tahap ini bisa disebut sebagai realisasi dari rencana yang sudah dibuat sebelumnya.

6.     6. Control

Diakhir kita perlu melakukan Control "How we monitor performance" jadi apakah langkah-langkah yang sudah kita susun, strategi yang sudah kita buat, action yang sudah kita lakukan. Sudah cukup bisa memenuhi target kita, sudah cukup bisa mengarahkan kita pada tujuan yang kita inginkan, itu adalah fungsi kontrol. Jika misalkan belum maka kita akan kembali ke tahap awal karena ini adalah sebuah siklus maka kita akan kembali ke tahap situation analysis. Jika Anda ingin mengembangkan sebuah usaha maka Anda tidak bisa berhenti begitu saja karena ketika Anda berubah kemungkinan orang lain terutama kompetitor kita juga ikut berubah sehingga kita dituntut untuk lebih kreatif inovatif dan melakukan berbagai macam improvement atau gerakan yang kita lakukan.

Berikut adalah rincian point mengenai SOSTAC;

 

A. Situation Analysis (Where are we now?)
1. Goal performance 5Se (Sell, Serve, Save, Speak, Sizzle)
2. Customer insight
3. E-marketplace SWOT
4. Brand perception
5. Internal capabilities and resources

B. Objectives (Where dl we want to be?)
5Se Objectives:
1. Sell - customer acquisition and retention targets
2. Serve - customer satisfaction targets
3. Sizzle - site stickinese, visit duration
4. Speak - trialogue; number of engaged customers
5. Save - quantified efficiency gains

C. Strategy (How do we get there?)
1. Segmentation, targeting and positioning
2. OVP (online value proposition)
3. Sequence (credibility before visibility)
4. Integration (consistent OVP) and database
5. Tools (web functionality, e-mail IPTV etc.)

D. Tactics (How exactly do we get there?)
The details of strategy
1. E-marketing mix, including: the communications mix, Social networking.
2. Details of contact strategy what happens when?
3. E-campaign initiative schedule

E. Actions (The details of tactics, who does what and when)
1. Responsibilities and structures
2. Internal resaources and skill
3. External agencies

F. Control (How do we monitor performance?)
1. 5Se + web analytics
2. Usability testing/mystery shopper
3. Customer satisfaction surveys
4. Site visitor profiling
5. Frequency if reporting
6. Process of reporting and actions

Jadi itulah pembahasan mengenai digital marketing, semoga bermanfaat bagi para readers!




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

6 Resep Jajanan Hits Anak Milenial

  1. Seblak Bahan-bahan: - 100 gr kerupuk yang masih belum digoreng/mentah - 1 butir telur - 1 sdm saus tiram - 1 sdt merica bubuk - 2 ...